Tujuan utama perjalanan gue yang kedua ke Jepang kemarin tak lain karena ingin mendaki Gunung Fuji. Walaupun sebenernya gue tau kalau cuaca di Gunung Fuji bakalan ekstrim dibandingkan dengan cuaca yang biasa gue temui saat mendaki gunung di Indonesia. Ketambahan mendakinya pas lagi puasa pula, rasanya semakin lengkaplah tantangan gue untuk menginjakan kaki di gunung yang sebelumnya hanya gue lihat gambarnya di lukisan, kartu pos, atau di foto-foto orang lain. 

Cerita pendakian Gunung Fuji kemarin juga ditambah seru dengan kisah keterlambatan gue turun dari Fuji. Kalau kalian mengikuti instagram story gue waktu itu, pasti udah tau kalau gue sampai extra stay di 5th station Kawaguchiko gara-gara terlambat turun itu tadi. Oleh karena itu saat sampai di Osaka keesokan paginya, gue langsung bergegas cari coin locker di sekitar stasiun dan langsung bertolak ke stasiun Universal City supaya bisa segera sampai ke Universal Studio Japan.

Gue merasa harus menghadiahi diri sendiri dengan hadiah istimewa yaitu main ke Universal Studio Jepang sekali lagi! Iya, tahun lalu sebenernya udah pernah main ke sana, dan gue pun berjanji bahwa gue akan datang sekali lagi (atau dua kali lagi, atau tiga kali lagi pun I don’t mind) karena gue suka banget Universal Studio Jepang ini. Ya lagipula masa iya sih udah di Osaka tapi melewatkan Universal Studio? Kan nggak mungkin.


WELCOME TO UNIVERSAL STUDIO JAPAN!

Kalau kunjungan pertama bersama teman-teman dengan ketertarikan yang sama, kali ini gue pergi sama teman naik Gunung Fuji kemarin, yaitu Bima. Sebenernya Universal Studio Jepang ini tadinya nggak masuk di itinerary-nya Bima selama di Jepang. Katanya dia males ngantri-ngantri. Gatau aja dia kalau gue udah beli tiketnya selagi masih di rumah. Yes, gue beli tiket Universal Studio lewat kkday.com. Selain udah tenang karena udah punya tiket (artinya si Bima nggak bisa mengelak lagi selain mesti nemenin gue masuk, ha!). Dan bener sih, tanpa harus mengantri di loket tiket lagi, gue dan Bima tinggal scan barcode kemudian langsung ngantri masuk aja. 

Hari itu Osaka hujan. Dan jujur aja gue udah khawatir kalau hujan ini akan mengurangi keseruan main di Universal Studio. Anggap aja mandi ini sebagai rencana alam karena gue dan Bima memang belum mandi 3 hari berturut-turut (ini tolong jangan ditiru). Setelah membeli jas hujan, gue dan Bima pun siap mengarungi kembali masa kecil yang nggak kesampean ke Universal Studio.

Wahana pertama yang gue tuju tentu saja The Wizarding World of Harry Potter. Ya maklum namanya juga Potterhead kan ya. Dengan tujuan membuat Bima ikutan excited, gue kasih tau kalau wahana ini cuma ada di Universal Studio Jepang dan Orlando saja. Eh bener aja, dia langsung semangat. Sesemangat para Potterhead lain yang kelihatannya datang ke USJ karena mau ke wahana ini.

Pintu masuk The Wizarding World of Harry Potter ditandai dengan forbidden forrest. Yang suka nonton Harry Potter pasti udah kebayang kan ya. Setelah melewati forbidden forrest ini kita akan bertemu dengan Ford Anglia Biru di ujung hutan nanti. Ford ini adalah milik keluarga Weasley yang bisa terbang dan pernah crashed yang akhirnya nabrak Whomping Willow  di tahun kedua Harry Potter di Hogwarts. Gue dan Bima tentu saja tidak melepaskan kesempatan untuk foto-foto di sini. Setiap liat Ford Anglia Biru ini gue selalu teringat betapa excited-nya dulu gue nonton film Harry Potter. Biar suasananya lebih pol, gue langsung mengenakan kostum murid Hogwarts yang memang sengaja gue bawa dari Jakarta. As you can see, I am a #ProudSlytherin. Sweater, robe dan scarf udah lengkap. Cuma ketinggalan dasi dan tongkat sihir aja ini sih. 


are you ready? :>
Udah resmi jadi murid Hogwarts yang gak lulus-lulus a.k.a udah tua!

Setelah melewati forbidden forest, kita pun sampai di gerbang masuk Hogwarts, tepatnya di stasiun di mana terlihat Hogwarts Express di pojokannya. Baru sampai sini aja rasanya gue udah masuk ke cerita Harry Potter karangan J.K Rowlings ini, suasananya dibikin persis banget seperti yang pernah gue bayangkan saat membaca bukunya dulu. Seperti kunjungan pertama dulu, kemarin rasanya gue ingin teriak dan lari-lari saking senangnya. Nggak cukup sampai di situ, gue pun merasakan betapa excited-nya Harry dan murid-murid Hogwarts lainnya saat belanja keperluan sekolah sihir mereka. Masih ingat nama tempatnya? Yak! Hogsmeade! Habis itu gue juga mengajak Bima mengelilingi Kedai Honeydukes yang menjual permen segala rasa dan frog chocolate, Zonko’s Joke Shop, The Owl Post, Three Broomstick milik Madam Rosmerta yang menjual Butterbeer (gue ga cukup segelas, help!), dan masih banyak toko lainnya. Area Hogsmeade ini dipastikan akan membuat kalap pengunjung karena banyak merchandise berupa seragam Hogwarts, Wand, Butterbear, dan pernak-pernik kecil. Sungguh bahaya buat keberlangsungan dompet!


Hogsmeade, surganya para Potterhead karena banyak banget merchandise Harry Potter disini!
yang wajib dicoba di Wizarding World of Harry Potter, Butterbeer!

Selain Hogsmeade, area lain yang juga wajib kunjung di USJ adalah Forbidden Journey, sebuah wahana mirip roller coaster tapi di dalam ruangan yang efek suara dan visualnya membuat kalian serasa beneran ada di Hogwarts. Kalau ngantri biasa, kita bisa menghabiskan waktu 2-3 jam. Karena tahun lalu gue ngantri lumayan lama, kali ini gue udah membekali diri dengan tiket express dong. Jadi gue bisa ngantri di jalur khusus yang tentu saja jauh lebih pendek dan cepat antriannya. Buat kalian yang berencana ke USJ ini, gue sarankan untuk membeli tiket express, beneran worth the price. Belinya gampang, langsung aja ke kkday.com. Bye-bye antrian panjang tak berujung! *evil laugh*

Setelah itu gue masuk ke Hogwarts Castle. Interiornya (sekaligus gelapnya) menggambarkan Hogwarts banget. Biar makin maksimal penghayatan Hogwarts-nya, sebelum masuk kita diminta menyimpan barang bawaan di loker. Di sini gue melihat sendiri (berdua dengan Bima sih. Eh banyakan deng sama pengunjung lain) foto-foto pendiri Hogwarts yakni Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff, Godric Gryffindor dan Salazar Slytherin. Amazing-nya, foto-foto ini berbicara dan bergerak, persis banget seperti yang kita lihat di filmnya! Di sini juga gue melihat the Sorting Hat, topi yang selalu muncul di tiap awal tahun ajaran di Hogwarts. Kalau pake Sorting Hat, gue yakin banget akan masuk Slytherin. Yakin banget! 


Siap-siap masuk Hogwarts.
Wah ada murid dari sekolah sihir Beauxbatons dan Durmstrang juga!

Setelah pake kacamata 3D, gue dan Bima duduk berkeliling di kursi yang bergerak perlahan. Di bagian ini sih udahlah, gue merasa banget kalau gue memang ada di Hogwarts dan bukan di USJ. Gue rasanya ikutan geng-nya Ron, Hermione dan Harry. Tanpa sadar gue pun cast spell mengikuti adegan yang kita lewati dan amaze sendiri KOK GUE HAFAL BANGET SIH??

Keluar dari Forbidden Journey, gue hunting beberapa merchandise yang belum gue punya sekalian beli wand lagi. Kenapa sih mesti beli lagi? Karena gue lupa membawa tongkat sihir Hawthorn gue, tapi rasanya sayang kalau nggak merasakan keseruan mencoba cast spell sambil mengacungkan tongkat sihir. Ya kalian kebayang kan serunya melihat api beneran muncul di sudut castle saat kalian mengacungkan wand dengan tangan sendiri dan casting spell INCENDIO! Berasa jadi penyihir beneran!

Sebenernya gue khawatir Bima akan bosan karena dia bukan Potterhead dan seperti gue bilang tadi, USJ ini tadinya nggak ada di itinerary-nya dia. Tapi nampaknya gue berhasil meracuni dia dengan keseruan di USJ dan dia pun nampaknya menikmati sampai lupa umur, hahahahah.

ada yang lupa umur ckck
PAPOY!
Tentu saja USJ isinya bukan cuma The Wizarding World of Harry Potter doang. Kami pun ingin memanfaatkan tiket express yang bisa dipakai di 3 wahana lainnya. Tentu cari yang paling panjang antriannya dong ya. Salah satunya adalah Jurassic Park dengan dua wahananya yaitu The Ride dan Flying Dinosaur. Dua wahana di Jurassic Park ini adalah favorit gue. Flying Dinosaur adalah roller coaster versi Jurassic Park yang membawa kita terbang bersama Pteranodon dengan kecepatan yang super banget. Abis naik wahana ini kemudian tiba-tiba gue mimisan aja. Ya ampun kayak anak kecil aja naik ginian bikin mimisan. Tapi trus gue inget, ini kayaknya efek dari mendaki Gunung Fuji dalam keadaan lagi puasa. Bayangkan aja ; dehidrasi di ketinggian 3.700 mdpl dan suhu udara -2 derajat celcius kan bukan main-main. Tapi tentu saja sudah terlambat untuk menyesal. Yang penting summit attack! Hahaha.

Malam hari pun masih sangat meriah di USJ, seringkali ada parade dari macam-macam karakter yang ada disana.


Malam di WWoHP sambil nyeruput Butterbeer~

Masih banyak yang bisa dinikmati di USJ. Selain The Wizarding World of Harry Potter dan area Jurassic Park, gue dan Bima juga seru-seruan di wahana Minions, Backdraft, dan Amazing Spiderman. Kami bisa menikmati banyak wahana karena terbukti express pass yang kami beli di kkday.com kemarin sangat efektif! 

Ini adalah harga tiket USJ dan harga express pass-nya. Pas gue bandingkan dengan harga yang tercantum di kkday.com. Lumayan banget hematnya, bisa hemat 300-ribuan perorang.


Kemarin beli sekaligus tiket expressnya di kkday.com.
Selain lebih murah, bookingnya gampang banget!
Setiap gue update IG story pas di Jepang kemarin, selalu ada yang tanya “internetan di Jepang pake apa sih?”. Kebayang kan kalau masih pake nomer local roamingnya ampun-ampunan? Dan beli simcard local juga repot karena mesti ganti-ganti kartu. Baiklah gue kasi tau ya; kemarin itu gue sewa pocket wifi di kkday.com, jadi harganya jauuuuuhh lebih murah daripada roaming dan lebih mudah daripada pake simcard local. Koneksinya stabil pula 4G dengan unlimited kuota. Udah gue buktikan bukan cuma di USJ tapi di puncak tertinggi Jepang aja koneksinya ga putus-putus. Makanya IG story jalan terus yakan? Kelebihannya kita tinggal ambil dan drop di seluruh bandara Jepang. Jadi mengurangi waktu penyewaan juga, beda halnya dengan ambil di negara asal yang pastinya nambah satu hari penyewaan. Pokoknya KKDAY bikin liburan gue lebih mudah dan lebih hemat deh.

Buat yang pengen main ke USJ, ada beberapa tips dari gue. Disimak aja siapa tau berguna ya... 

1.    Beli tiket advance di kkday.com dari sebelum berangkat. Kalau perlu dari kalian masih di Indonesia supaya sesampainya di tempat liburan udah ga ribet lagi sama urusan tiket.
2.    Bawa payung / rain coat karena cuaca suka nggak menentu, dan biar mau kayak apapun cuacanya, kalian tetep bisa menikmati liburan.
3.    Buat yang muslim, bawalah sajadah / perlengkapan shalat sendiri ya, karena di sana nggak tersedia mushala. Gue bawa sajadah yang sangat travel-friendly, bisa dilipat dan masuk kantong, juga waterproof.
4.    Charge semua gadget beserta powerbank karena nggak akan nemu colokan yang bisa dipake di sana.
5.    Sepenting-pentingnya update status bagi seorang netizen, please jangan asal nyolok charger di tempat umum. Maka dari itu point no 4 sangat gue sarankan.
6.    Beli express pass supaya bisa nyoba lebih banyak wahana. Percayalah sama gue, ini penting!


Nah, jadi pengen main ke USJ juga nggak sih?
Kalau iya, wahana apa yang paling pengen kalian coba dan rencananya mau pake kostum apa kalau ke sana? 



Pics belong to me, Bima, and Evan

========================================================================

*SONORUS!*
[G I V E A W A Y - A L E R T!]
Kali ini gue mau ngasih salah satu koleksi pribadi Harry Potter gue, yaitu tongkat sihir/wand original dari WWoHP Universal Studio (seharga $46). Pemenang yang beruntung bisa pilih antara wand Sirius Black atau Draco Malfoy.
Cara ikutan giveawaynya:
1. Tentunya harus follow account instagram mrizag dan blog ini www.mrizag.com
2. Like dan comment mantra apa yang paling kalian suka di postingan instagram ini

3. Screenshot page ini dan upload di instastory wand mana yang kalian inginkan, Sirius Black atau Draco Malfoy. Dan mention @mrizag :)


Giveawaynya berlangsung sampai tanggal 8 Desember 2018 jam 23.59 WIB. Dan bakal diumumkan tanggal 9 Desember 2018 jam 12.00 WIB

Good luck!



Salam,


-mrizag